Gereja Basilea Christ Cathedral Tangerang Terbakar

0
330
Gereja Basilea Christ Cathedral Tangerang

Reportasee.com – Gereja Basilea Christ Cathedral Tangerang, tepatnya di kawasan Paramount Serpong, Kabupaten Tangerang, terbakar hebat, Senin (27/04/2020).

Bagian belakang bangunan gereja rontok satu persatu. Hal itu terjadi lantaran bangunan gereja tersebut dilalap sijago merah.

Petugas keamanan yang hari itu bertugas tidak berani mendekat. Mereka takut karena api terus membesar membakar hampir seluruh bagian gereja.

Petugas BPBD Tangerang, Kosrudin, menuturkan, berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya, kebakaran terjadi sejak pukul 8 pagi.

“Tim lapangan terus berusaha menanganinya,” kata Kosrudin.

Selain tim pemadam dari Kabupaten Tangerang, Tim Damkar dari Kota Tangerang Selatan juga diterjunkan.

Bahkan, tim dari dua perumahan elit terdekat, yakni Paramount dan Summarecon juga terlihat membantu.

Kosrudin menegaskan, tim pemadam gabungan terus berupaya memadamkan api. Lebih dari 5 armada damkar dan puluhan petugas berjibaku di lapangan

“Damkar Kabupaten dua unit, ditambah lagi bantuan dari Tangsel dan pengembang setempat turut membantu penanganan di Gereja Basilea Christ Cathedral Tangerang,” pungkasnya.

Wartawan Diintimidasi Saat Potret Kebakaran Gereja

Wartawan foto dari Media Indonesia (MI) berinisial R, diduga diintimidasi saat memotret kebakaran Christ Cathedral GBI Basilea, Kabupaten Tangerang, Senin (27/04/2020).

Dilansir dari sejumlah sumber, sekelompok pemuda menahan dan meminta R menghapus hasil bidikannya terkait aktifitas upaya pemadaman gereja.

“Pemuda itu minta saya menghapus fotonya tanpa basa-basi,” kata R.

R mengaku kager karena tiba-tiba diminta menghapus foto. Rmeyakini peristiwa kebakaran tersebut hanya insiden biasa sepertihalnya peristiwa kebakaran lain yang pernah ia potret.

Menurut R, kalau hanya disuruh keluar dari lokasi, ia tidak mempersoalkannya. Tapi ketika disuruh menghapus foto, ia keberatan.

Dalam kejadian itu, R mengaku sempat adu mulut, didorong dan dipiting. R juga diteriaki cacian dan makian hingga akhirnya perselisihan R dengan pemuda dilerai.

R menduga kelompok pemuda yang memintanya untuk menghapus foto adalah pemuda gereja.

Di tempat terpisah, Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Setiawan, menjelaskan bahwa yang diduga melakukan kekerasan terhadap R adalah petugas security gereja.

Menurut Iman, upaya yang dilakukan pihak security gereja tidak lain karena kondisi kebakaran sangat berbahaya utuk awak media, termasuk juga petugas polisi.

Iman menuturkan, rekan-rekan media termasuk polisi belum diperbolehkan ke TKP. Karena di lokasi masih ada gas CO2.

“Kalau terhirup (CO2) berbahaya,” pungkasnya saat berada di lokasi kebakaran, tepatnya di Gereja Basilea Christ Cathedral Tangerang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here