Gejala Depresi Yang Tersembunyi Dan Jarang Disadari

Advertisement

Reportasee.com – Depresi adalah sebuah gangguan mental yang dapat menyerang siapapun. Umumnya orang yang mengalami depresi tidak dapat berfikir dan beraktivitas secara fokus. Selain itu disertai rasa tak nyaman selama lebih dari 6 bulan. Namun kebanyakan orang masih belum paham apa saja yang menjadi gejala orang depresi. Mari perhatikan uraian di bawah ini.

Gejala Psikologis

Orang yang mengalami depresi biasanya akan merasa bersalah di semua kondisi. Kemudian orang tersebut akan merasa dirinya tidak berguna dan putus asa terhadap kenyataan yang dihadapinya. Hari-hari dilalui penuh dengan perasaan hati yang berkecamuk, seperti mudah marah, mudah menangis, dan merasa sedih secara terus-menerus.

Kondisi ini akan mempengaruhi daya konsentrasinya dalam berpikir dan berperilaku. Sehingga penderita depresi ini tidak dapat mengambil keputusan secara tepat. Penderita depresi juga tidak dapat merasakan kebahagiaan meskipun berada pada situasi yang mendukung. Emosinya cenderung sedih dan tertutup. Lebih parahnya, mereka dapat menyakiti diri sendiri bahkan bunuh diri.

Gejala Fisik

Selain gejala psikologis, penderita depresi juga mengalami gejala pada fisiknya. Dengan beban mental yang begitu berat membuat orang yang depresi kehilangan nafsu makan. Kondisi ini membuat penderitanya menjadi mudah lelah bahkan kehilangan tenaga.

Gejala lainnya yakni susah tidur atau insomnia. Hal ini dikarenakan rasa cemas atau sedih yang berlebihan serta sakit kepala atau nyeri di beberpaa bagian tubuh. Orang yang depresi merasa sangat enggan melakukan apapun, termasuk juga enggan melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Advertisement

Pada wanita yang mengalami depresi, biasanya juga muncul gejala pada siklus menstruasinya yakni menjadi tidak teratur. Kondisi ini tentu berpengaruh pada hormon yang menjadi tidak seimbang, sehingga semakin membuat mood penderitanya tidak stabil.

Gejala Sosial

Selain gejala pada aspek psikologis dan fisiknya, gejala orang depresi juga muncul pada aspek sosialnya. Penderita depresi akan menjauh dari lingkungannya untuk mengurung dirinya. Seketika orang yang depresi merasa tidak membutuhkan teman atau keluarga. Bahkan dapat membenci hal-hal yang sebelumnya sangat disukai.

Orang yang depresi tidak dapat berinteraksi secara baik terhadap orang lain. Hal ini membuat orang yang depresi semakin sulit untuk disembuhkan karena tidak ada orang lain yang dapat menemaninya. Aktivitas sehari-harinya misalnya seperti pekerjaan atau sekolah, akan terganggu bahkan terbengkalai.

Ini beberapa gejala orang depresi yang tersembunyi dan jarang disadari. Jika orang terdekat kita menunjukan gejala-gejala tersebut, sebaiknya kita segera melakukan pendekatan. Hal ini bertujuan agar penderita depresi dapat segera terbantu.

Jika kondisi sudah semakin parah, kita dapat membawanya ke dokter jiwa supaya segera dilakukan pengobatan yang tepat. Biasanya, penderita depresi akan diberikan terapi secara bertahap sesuai dengan tingkat keparahan gangguan yang diderita.***

Advertisement
Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker