Gabung Juventus, Matthijs De Ligt Akan Akhiri Scudetto

0
49
Gabung Juventus Matthijs De Ligt Akan Akhiri Scudetto
Foto : Matthijs De Ligt

BOLA,- Mantan pelatih Timnas Italia, Fabio Capello menyatakan, tim-tim lain tak kan ada harapan memburu titel Scudetto Liga Italia Serie A jika Kapten Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt berseragam Juventus FC.

Melansir dari halaman Bola.net, Kamis (27/06/2019), saat ini Matthijs De Ligt telah menjadi incaran sejumlah klub terbaik Eropa.

Sebelumnya, bek Timnas Belanda itu selalu dikait-kaitkan dengan Manchester City, Liverpool FC, Paris Saint Germain, FC Barcelona hingga Juventus FC.

Kabarnya, pemain berusia 19 tahun itu nyaris meneken kontrak untuk bermain di Camp Nou, Barcelona. Sebab rekan setimnya, Frenki De Jong sudah resmi gabung El Barca musim depan.

Namun secara mengejutkan, De Ligt menolak untuk mengakhiri proses negosiasi dengan Tim Catalan karena disana sudah banyak bek terbaik seperti Gerrard Pique, Clement Lenglet, Samuel Umtiti, Jason Murrilo dan Thomas Vermaelen.

Ia tak mau memanaskan bangku cadangan apapun alasannya. Dan muncullah argumen bahwa ia ingin memperkuat Juventus FC di musim depan.

Nilai Kontrak

Menurut laporan Corriere Dello Sport, Kamis (27/06/2019), Matthijs De Ligt sudah menyepakati kontrak dengan Bianconeri. Tak tanggung-tanggung, klub Turin itu telah menyodorkan dana kurang lebih 75 Juta Pounds.

Bagi Capello, permainan De Ligt sangat impresif sejauh ini. Selain handal dalam merapatkan barisan pertahanan, ia juga sering membantu ritme serangan hingga mencetak goal.

Kapten Ajax itu penuh wibawa meski saat ini usianya terbilang sangat belia. Para barisan belakang hingga depan merasa nyaman berada di bawah kepimimpinannya.

Scudetto Akan Usai

Capelllo juga menegaskan pada awak media, Matthijs De Ligt dipercaya akan mengakhiri perburuan gelar juara Serie A. Karena sejauh ini, Juve sangat mendominasi permainan hingga berhasil meraih Hatt-Trick Scudetto.

Ini akan mempersulit tim lain seperti As Roma, AC Milan, SS Lazio dan tim lainnya untuk berebut posisi utama.

Ditambah lagi dengan bergabungnya pelatih baru Si Nyonya Tua, Maurizio Sarri. Tentunya tak kan ada lagi tim yang mampu menggeser Juve hijrah dari posisi pertama. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here