Fakta Kafe untuk Penulis di Jepang yang Viral

Reportasee.comFakta kafe untuk penulis di Jepang berikut ini menarik untuk Anda simak terutama para penulis yang sedang menghadapi deadline.

Hal ini bermula dari viralnya sebuah kafe yang berlokasi di Tokyo negara Jepang di sosial media seluruh dunia.

Kafe tersebut menjadi viral lantarna hanya melayani kalangan penulis yang tengah menghadapi tenggat waktu mereka alias deadline.

Pemilik dari kafe tersebut adalah Takuya Kawai, orang asli Jepang.

Ia mengatakan bahwa kafe miliknya hanya dapat dikunjungi oleh kalangan penulis.

Di mana para penulis itu tengah menghadapi deadline dalam pekerjaan mereka.

Bahkan hal tersebut ia tulis secara resmi tepat di depan pintu masuk kafe.

Tertulis dengan jelas peraturan yang menyebut kafe hanya mengizinkan penulis yang sedang deadline.

Selain itu tertulis pula tujuan mengapa ada peraturan tersebut di depan pintu kafe.

Rupanya hal ini bertujuan guna menjaga konsentrasi serta suasana yang tengah terasa tegang di dalam kafe.

Tak lupa, di dalam tulisan tepat di pintu masuk tertera ucapan terima kasih atas pengertian para calon pengunjung.

Uniknya lagi, para penulis tak bisa pergi hingga pekerjaan mereka sudah selesai.

Kafe yang lagi viral di Jepang dan seluruh dunia ini bernama Manuscript Writing Café.

Pihak kafe berharap aturan ketat yang mereka terapkan di sana bisa membantu orang-orang fokus untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Pemilik kafe yakni Takuya berkata bahwa banyak orang menganggap aturan yang ada di kafenya terbilang menakutkan.

Tetapi di mengatakan fakta kafe untuk penulis di Jepang tersebut justru akan sangat membantu para penulis.

Ia berpendapat para penulis akan berpikir apa yang mereka kerjakan bisa memakan waktu satu hari rupanya dapat selesai dalam waktu 3 jam.

Atau bisa juga tugas yang biasanya bisa memakan waktu 3 jam ternyata dapat selesai selama satu jam saja.

Viral, Ini Fakta Kafe untuk Penulis di Jepang

Di dalam Manuscript Writing Café terdapt ruangan yang bersih dan tampak terang.

Selain itu terdapat 10 kursi yang tersedia untuk editor, penulis serta seniman manga.

Bukan hanya itu kursi tersebut juga berguna untuk siapa saja yang tengah bergulat dengan deadline.

Kafe unik ini juga menyediakan kopi serta minuman teh yang tak terbatas dan bisa pengunjung ambil sendiri.

Tak hanya itu, ada pula wifi dengan kecepatan tinggi serta colokan listrik yang terpasang di setiap kursi kafe.

Saat pelanggan masuk, mereka harus menuliskan nama, tujuan serta lama waktu yang pengunjung rencanakan sebelumnya.

Manuscript Writing Café menyediakan pula tiga pilihan layanan guna meminta cek kemajuan ketika bekerja.

Layanan tu juga berguna untuk memastikan pekerjaan para pelanggan sudah selesai.

Pelanggan bisa memilih layanan ringan kalau ingin staf kafe hanya sekedar bertanya.

Pertanyaan itu berupa apakah pekerjaan mereka sudah selesai sesuai dengan yang sudah pengunjung bayarkan.

Ada pula layanan normal yang memungkinkan pelayanan bertanya pada setiap jam.

Terakhir ada layanan keras apabila penulis ingin terus mendapat pengawasan dari belakang oleh staf dari kafe.

Adapun kafe tersebut mengenakan biaya sebesar 130 yen atau senilai 14 ribu rupiah untuk 30 menit pertama.

Kemudian biaya itu menjadi 300 yen atau 33 ribu rupiah untuk seiap jam berturut-turut.

Beberapa pelanggan di dalam kafe tersebut ada yang bertahan sampai melewati waktu kafe tutup.

Kendati demikian semua pelanggan pada akhirnya bisa menyelesaikan pekerjaan mereka.

Dalam fakta kafe untuk penulis di Jepang yang beredar, tempat itu awalnya sebuah ruangan untuk live streaming.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.