26.8 C
Indonesia
Sabtu, September 21, 2019
No menu items!

Fakta Baru Hasil Audit Kasus Mantan Dekan FIKes Unigal Ciamis

Wajib Baca

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri...

Reportasee.com – Mantan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Galuh (Unigal), TJ, telah terbukti bersalah dan divonis hukuman penjara. Penanganan kasus mantan Dekan FIKes Unigal ternyata masih terus berjalan.

Informasi yang berhasil dihimpun, menyebutkan, ada fakta-fakta baru dalam hasil audit investigasi yang dilakukan auditor/ investigator independen. Fakta tersebut secara tidak langsung menyeret kembali nama mantan Dekan FIKes Unigal dan nama lain yang diduga terlibat.

Direktur Pusat Kajian Hukum (PKH) Universitas Galuh, Hendra Sukarman, SE.,SH.,MH, ketika ditemui Reportasee.com, membenarkan keberlanjutan kasus mantan Dekan FIKes Unigal.

Hendra menjelaskan, setelah dilaksanakan audit investigasi, masih ada dugaan pelanggaran pidana yang disinyalir dilakukan oleh mantan Dekan Fikes Unigal. Dari hasil audit juga disinyalir belum tentu nilai penggelapan uangnya hanya Rp. 4,991 miliar. Karena sampai sekarang, laporan pertanggungjawaban selama kepemimpinan mantan Dekan FIKes Unigal belum ada di meja pengurus Yayasan.

“Berdasarkan audit investigasi, kami melaporkannya dan memprosesnya secara hukum ke Polres Ciamis. Tujuannya agar hasil audit investigasi ini segera diteliti, dilidik dan ditindaklanjuti, khususnya mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh mantan Dekan FIKes dan kawan-kawannya,” katanya.

Menurut Hendra, salah satu indikasi adanya dugaan penggelapan uang tersebut muncul lantaran mantan Dekan FIKes tidak pernah melaporkan atau membuat laporan pertanggungjawaban kepada Yayasan melalui Rektor Unigal.

“Selain itu, dalam struktur organisasi di FIKes ada keganjilan, yaitu adanya pembina di fakultas. Padahal, menurut Statuta Universitas Galuh, tidak ada unsur pembina di dalam fakultas,” katanya.

Oleh karena tidak ada dalam peraturan, Hendra mempertanyakan tujuan diangkatnya pembina dan untuk siapa. Karenanya, dia menegaskan bahwa struktur pembina yang ada di FIKes Unigal menjadi ilegal. Sehingga karena itu ilegal, apapun yang diterima oleh siapapun pembina di FIKes Unigal ketika itu, harus dipertanggungjawabkan.

Disinggung soal keberlanjutan proses penanganan kasus tersebut, Hendra mendesak pihak kepolisian segera memprosesnya. Karena jika sudah diproses, maka ada kepastian hukum bagi siapapun yang terlibat.  

“Harus segera diproses, karena yang namanya korupsi itu tidak bisa berdiri sendiri. Artinya, agar jelas siapa yang turut serta dan siapa yang menjadi pelaku,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Hendra mengungkapkan, bukti-bukti yang ditemukan pihak kepolisian selama masa penyelidikan, atau bukti-bukti yang terungkap dalam persidangan, seharusnya menjadi patokan dan catatan untuk segera dilanjutkannya kasus yang menjerat mantan Dekan FIKes tersebut.

Ditemui terpisah, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis, H. Otong Husni Taufik, S.Ip.,M.Si, membenarkan informasi terkait fakta-fakta baru pada kasus yang menjerat mantan Dekan FIKes Unigal.

Namun demikian, Otong mengaku menyerahkan semua persoalan tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Pihaknya berharap, kasus yang menyeret nama mantan Dekan FIKes Unigal segera menemui titik terang.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pihak Yayasan mendapatkan desakan dari mahasiswa untuk segera menyelesaikan kasus penggelapan uang di lingkungan FIKes Unigal. Mahasiswa mengancam akan menggelar audiensi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan pihak berwenang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya peluang profesi baru semakin banyak...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri banyak yang...

Jus buah sehat yang juga bermanfaat untuk kencantikan

Menjadi cantik pasti idaman bagi seluruh kaum wanita. Skincare dan perawatan tubuh selalu ada untuk mempercantik diri. Selain menggunakan skincare dan perawatan tubuh yang...

Daftar Makanan Penyebab Kulit Menua

Penuaan merupakan salah satu hal yang dihindari karena bisa membuat penampilan tidak menarik lagi. Banyak masyarakat terutama wanita untuk mencegah penuaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -