Ekonomi Jabar Diproyeksikan Naik ke Level 5,59 Persen

0
117
Ekonomi Jabar Diproyeksikan Naik ke Level 5,59 Persen
Foto : Ilustrasi

JABAR,- Kepala Grup Advisory Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Pribadi Santoso, menyebutkan, tahun ini pertumbuhan ekonomi Jabar (Jawa Barat) mencapai 5,59 persen. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat itu diproyeksikan terjadi pada kuartal II tahun 2019.   

Pribadi mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh konsumsi di sektor swasta pemerintah. Selain itu, industri pengolahan, pertanian dan perdagangan juga berkontribusi besar pada pertumbuhan ini.

Menurut Pribadi, dibandingkan dengan growth ekonomi tingkat nasional yang mencapai 5,7 persen, pencapaian pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat lebih tinggi. Untuk itu, BI sudah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat berada di level 5,59 persen pada kuartal II tahun 2019.   

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat juga didorong oleh kenaikan upah minimum kabupaten dan kota (UMK) yang mencapai angka 8,03 persen. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat inipun ditopang dengan naiknya gaji pegawai negeri sipil (PNS), sejak April 2019.

Ekonomi Jabar Diproyeksikan Naik ke Level 5,59 Persen

Selain itu, ditopang juga oleh naiknya penyaluran dana bantuan sosial, keberadaan penyelenggaraan Pemilu 2019, serta masa panen padi pada Bulan April 2019. Kemudian, meningkatnya konsumsi swasta dalam menghadapi hari besar keagamaan.

Termasuk, keberlanjutan proyek infrastruktur di Jawa Barat yang sifatnya multiyear. Diantaranya seperti proyek infrastruktur Tol Cisumdawu, Tol Bocini, LRT Jabodebek, Pelabuhan Patimbang, Tol Bandung-Tasikmalaya dan proyek infrastruktur kereta cepat Jakarta-Bandung.

Lebih lanjut, Pribadi menjelaskan, angka kemiskinan di wilayah Jawa Barat cenderung mengalami penurunan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Kini, angka kemiskinan di Jawa Barat berada di level 7,45 persen.  

Dan untuk mengatasi persoalan ekonomi, kata Pribadi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan inisiatif program jangka panjang. Program ini terkait dengan pengembangan wilayah segitia Rebana, yang meliputi Cirebon, Patimban dan Kertajati.  

Ketiga wilayah Rebana ini diproyeksikan bisa memberikan dukungan melalui pengembangan industri padat karya. Sekaligus diproyeksikan juga untuk program pengentasan kemiskinan di wilayah Priagan Timur.

Pada kesempatan tersebut, Pribadi juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Apresiasi itu terkait dengan upaya pengembangan sektor pariwisata, yakni Kawasan Ekonom Khusus (KEK) Pangandaran dan Geopark Ciletuh. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here