Tips Diet saat Puasa

Tips Diet saat Puasa. Pola makan saat berpuasa yang hanya berlangsung 2 kali sehari, yaitu saat sahur dan berbuka, sebenarnya sangat efektif untuk menurunkan berat badan seseorang.

Namun, sayangnya pola makan untuk diet ini justru gagal dilakukan banyak orang, karena beberapa faktor berikut.

Diantara faktor yang menyebabkan kegagalan seseorang dalam berdiet saat puasa adalah tidak seimbangnya asupan gizi yang masuk, terutama saat berbuka puasa.

Selain itu, pola hidup yang salah seperti tidur kembali setelah makan sahur, tidak berolahraga juga menjadi penyebab gagalnya diet yang dilakukan saat puasa.

Lantas, bagaimana agar diet saat puasa dapat memperoleh hasil yang memuaskan?

Tentunya ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan, selain tetap mendisplinkan diri terhadap beberapa aturan.

Untuk lebih jelas tentang tips diet yang hendak Anda lakukan saat puasa, berikut ulasannya. 

Bagaimana Tips Diet saat Puasa?

Kontrol Semua Asupan Gizi yang Masuk 

Sekalipun bulan Ramadan sudah berada dipertengahan bulan, namun jika program diet yang Anda jalani selama puasa kali ini belum menunjukkan hasilnya.

Mungkin saatnya Anda melakukan introspeksi, terutama terhadap beberapa makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, penting bagi Anda untuk juga memperhatikan kandungan zat dan asupan gizi yang masuk.

Tentunya Anda juga harus mengetahui kebutuhan tubuh akan zat gizi yang cukup selama menjalani ibadah puasa.

Jadi, dalam melakukan diet saat puasa Anda tidak hanya memperhatikan kandungan zat gizi, tetapi juga harus mengontrolnya dengan baik.

Adapun kriteria dari makanan dengan gizi seimbang adalah yang mengandung antara lain karbohidrat, lemak sehat, vitamin, protein dan serat. 

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi saat siang hari Anda berpuasa, sedangkan lemak sehat, baik untuk tubuh karena tidak menyebabkan kolesterol dalam darah.

Adapun makanan dengan kandungan vitamin dan protein tinggi, selain sebagai imunitas juga dapat menekan nafsu makan.

Hal ini tidak jauh berbeda dengan makanan yang mengandung serat yang dapat membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga puasa dan diet Anda dapat berjalan efektif dan efisien.

Idealnya dalam setiap kali berbuka puasa atau makan sahur, Anda hanya mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung kelima unsur zat gizi diatas.

Ini Menu Sahur dan Berbuka untuk Keberhasilan Diet

Untuk keberhasilan program diet saat puasa, Anda harus menyeimbangkan asupan makanan dengan komposisi yang tepat. Berikut menu sahur dan berbuka yang bisa Anda gunakan.

Untuk menu yang pertama adalah nasi merah, steak daging, tahu / tempe, tumis wortel, buncis, jagung dan buah apel.

Sedang menu kedua, kentang rebus dan jangan buang kulitnya, ayam panggang, sayur bayam, buah pisang.

Menu ketiga, oatmeal, ikan salmon dengan salad sayur dan buah stroberi.

Ketiga menu tersebut dapat Anda gunakan, baik untuk menu berbuka atau saat sahur.

Jika Anda ingin lebih sehat lagi, maka Anda bisa lakukan pula sunah Rasul yaitu dengan menu makan berbuka yaitu air putih dan kurma.

Untuk menu sahurnya, Anda bisa membuat air rendaman kurma dan kismis setelah sholat tarawih dan meminum air rendaman tersebut saat sahur.

Tidak Makan Berlebihan

Saat berbuka seringkali seseorang menjadi lapar mata dan ingin menyantap semua makanan.

Mereka yang punya program diet saat puasa harus dapat mendisiplinkan diri untuk tidak melakukan hal tersebut.

Ya, puasa yang baik bukanlah upaya balas dendam makan saat berbuka, jadi Anda tidak perlu makan dengan kalap atau berlebihan.  

Ada baiknya Anda kembali mengikuti sunah Rasulullah dalam hal adab makan yaitu makan di saat lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Cara seperti ini juga efektif memberi sedikit ruang untuk perut Anda dan juga dapat membuat Anda lebih ringan dalam menjalankan ibadah lainnya seperti sholat tarawih dan mengaji Al Quran.

Hindari Makan-makanan Berminyak dan Produk Olahan

Apapun makanannya jika itu digoreng dan cenderung berminyak tetap kurang bagus untuk kesehatan.

Terlebih bagi Anda yang melakukan puasa, karena kandungan minyak dalam makanan tersebut merupakan lemak jenuh yang dapat meningkatkan berat badan dan kolesterol jahat dalam darah.

Hal ini sama seperti produk olahan yang juga kurang baik untuk tubuh apalagi untuk diet saat puasa.

Beberapa produk olahan makanan seperti sosis, nuget, bakso dan lain sebagainya, malah justru dapat membuat Anda menjadi mudah lapar.

Karena tak jarang makan-makanan tersebut mengandung banyak lemak, MSG, sodium dan lain-lain.

Selain itu makanan tersebut seringkali membuat Anda ketagihan dan sulit untuk mengendalikan nafsu makan.

Sekalipun praktis, ada baiknya Anda tidak terlalu sering memakan makanan olahan saat sahur dan berbuka.

Itulah sekilas informasi seputar tips diet saat puasa.

Perbanyak Minum Air Putih dan Makan dengan Perlahan

Tips diet selanjutnya adalah jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih. Fungsinya adalah agar tubuh tidak kekurangan cairan saat berpuasa di siang hari. Selain itu, mencukupi tubuh dengan air dapat meningkatkan metabolisme tubuh saat puasa.

Walau sebenarnya, kebutuhan cairan tidak hanya bisa Anda dapatkan dari air putih saja, namun untuk diet saat puasa Anda harus tetap disiplin untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari. Diet saat puasa juga perlu didukung oleh cara makan yang tepat. Makan secara perlahan dan mengunyah makanan hingga halus juga membantu penyerapan makanan dalam tubuh.

Tak hanya itu, makan makanan secara perlahan juga dapat mengendalikan nafsu makan serta mengontrol kadar gula dalam darah. Makan secara perlahan juga bisa Anda lakukan secara bertahap. Misalnya saat berbuka Anda hanya makan beberapa kurma dan air putih, kemudian Anda sholat maghrib.

Setelah sholat Anda makan buah pisang atau apel lalu salad sayur atau semangkuk sup. Setelah sholat isya dan tarawih, barulah Anda makan nasi dengan beberapa lauk yang mengandung protein tinggi. Dengan cara seperti ini penyerapan kandungan zat gizi dalam makanan yang Anda makan dapat terserap sempurna.

Tetap Berolahraga dan Cukup Tidur

Siapa bilang saat berpuasa kita tidak harus berolahraga. Olahraga ringan terbukti dapat membuat diet saat puasa Anda berhasil dengan baik. Selain itu, hal ini dapat menjaga otot tubuh dan tulang tetap lentur dan sehat. Namun, jika, Anda takut lemas dan haus setelah berolahraga, Anda bisa memilih waktu berolahraga mendekati berbuka yaitu di sore hari.

Atau jika Anda ingin lebih fresh dalam memulai hari, Anda juga bisa berolahraga pada pagi hari, setelah sholat subuh. Namun, pilihlah olahraga yang ringan, seperti jalan kaki, bersepeda dengan jarak yang dekat atau sekedar melakukan yoga.

Selain olahraga ringan, Anda juga perlu tidur yang cukup. Hal ini untuk menjaga kadar ghrelin yang ada dalam tubuh agar tidak meningkat. Karena jika hormon ghrelin meningkat, maka nafsu makan Anda akan sulit terkontrol, dan diet Anda pun akan kembali gagal.  

Demikian beberapa tips diet saat puasa yang bisa Anda lakukan. Agar selepas Ramadan kali ini, tidak hanya pahala puasa yang Anda dapatkan, tetapi juga berat badan Anda pun bisa berkurang.