Di Kabupaten Magetan Jawa Timur, Warga Alami Gatal Air

0
399
Gatal Air Menimpa Warga Kabupaten Magetan
Direktur PDAM Lawu Tirta

Reportasee.com – Banyak warga di beberapa Desa di Kabupaten Magetan Jawa Timur mengalami gatal air.

Hal itu terjadi lantaran warga berlangganan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Magetan.

Hal ini mungkin disebabkan karena lumut atau kotoran lain yang tanpa disengaja masuk ke saluran pipa PDAM.

Alhasil, sejumlah warga Desa di Kabupaten Magetan tersebut terkena serangan gatal-gatal yang menyebabkan rusaknya kulit dan tuimbulnya penyakit baru.

Berdasarkan laporan, sebanyak 5 desa di Kabupaten Magetan Jawa Timur yang terkena penyakit tersebut.

Diantaranya, Desa Genengan, Desa Jambangan, Desa Pojok Sari, Desa Rejosari dan Desa Selorejo.

Beberapa warga yang terkena penyakit tersebut telah mengunggah beberapa bukti foto yang terkena gatal air.

Dan mereka juga menyatakan keluhan akan kurang bersihnya air PDAM yang mereka gunakan di beberapa media sosial atau via internet.

Tanggapan PDAM Lawu Tirta Kabupaten Magetan Jawa Timur

Direktur PDAM Lawu Tirta Kabupaten Magetan Jawa Timur, Welly Kristanto, angkat bicara soal peristiwa ini.

Welly menegaskan, pihaknya akan mengambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut.

Dia mengaku berencana mengambil beberapa sampel air untuk dibawa ke laboratorium.

Pihaknya mengaku masih belum tahu bagaimana hasil tes laboratorium.

“Apakah itu murni dari air PDAM atau bahkan dari kotoran yang masuk ke dalam saluran pipa. Yang pasti kami akan tahu hasilnya setelah dilakukan tes,” katanya.

Masalah gatal karena air ini terjadi dan dirasakan warga beberapa Desa di Kabupaten Magetan Jawa Timur selang beberapa hari setelah mandi, mencuci pakaian dan keperluan lainnya.

Mereka mengira bahwa gatal tersebut hanya sebatas gatal biasa. Akan tetapi lama-kelamaan penyakit tersebut tersebar ke seluruh tubuh.

Welly juga mengungkapkan bahwa sejumlah pelanggan yang tepat berada di dataran tinggi Kabupaten Magetan sama sekali tidak mengeluhkan adanya penyakit tersebut.

Justru malah pelanggan yang berada di dataran rendah yang hingga kini mengalaminya.

Menurut Welly, sebaiknya semua pihak menunggu hasil uji laboratorium demi mengetahui kebenarannya.

“Apakah karena air PDAM Lawu Tirta Kabupaten Magetan Jawa Timur atau mungkin karena (warga) menggunakan air sumur,” pungkas Welly. ***

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here