Curiosity Rover Ungkap Fakta Selama Mendarat di Mars

0
480
Curiosity Rover Ungkap Fakta Selama Mendarat di Mars
Foto : Curiosity Rover

Reportasee.com,- Curiosity Rover racikan NASA telah menguak fakta selama mendarat di Planet Mars 7 tahun silam. Benda ini diluncurkan pertama kali di Atlas V 541 pada 26 November 2011 dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Amerika.

Melansir dari CNN Indonesia, Rabu (07/08/2019), Curiosity Rover merupakan bagian dari Program Eksplorasi Mars Badan Antariksa Amerika. Benda luar angkasa ini telah mendarat di Mars tepatnya di dalam Kawah Gale pada 5 Agustus 2012,

Di saat itu, Curiosity Rover telah sana memulai misinya untuk menemukan jawaban atas pertanyaan besar, apakah Mars memiliki kondisi lingkungan yang tepat untuk melindungi kehidupan manusia?

Curiosity tidak hanya mengonfirmasi begitu, tetapi juga menemukan bahwa Mars memiliki sejumlah campuran sulfur, nitrogen, oksigen, fosfor dan karbon.

Baca : Dengan Aerogel, Planet Mars Bakal Layak Dihuni

Benda itu berhasil memantau atmosfer dimana mikroba dapat berkembang. Sebuah misi yang semula dihentikan setelah 2 tahun diluncurkan, Curiosity mendapat perpanjangan waktu tidak terbatas pada 5 Agustus 2017 dan telah menjelajahi Mars sejak saat itu.

Curiosity Rover Ungkap Radiasi Mars

Curiosity Rover menilai radiasi Mars membantu para ilmuwan untuk lebih memahami bahaya letusan matahari yang diarahkan Mars. Hal itu dapat berpotensi berbahaya bagi mikroba yang berkembang di Planet Merah.

Temuan jet rover milik Jet Propulsion Laboratory (JPL) menunjukkan bahwa tingkat radiasi Mars sebanding dengan yang dialami oleh astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Dari fakta tersebut, manusia mampu bertahan dalam perjalanan jangka panjang ke Mars.

Baca : Valkyrie Siap Gantikan Manusia ke Antariksa 

Curiosity Rover Jelajahi Teal Ridge

Curiosity pergi mencari fitur geologi yang lebih kompleks. Akhirnya terhenti untuk mengambil panorama 360 derajat di singkapan yang disebut, “Teal Ridge.”

Lapisan bergelombang pada fitur yang ditemukan itu menunjukkan lingkungan yang dinamis. Angin atau air yang mengalir atau keduanya dapat membentuk daerah tersebut. Jadi, bukan hanya danau yang statis, melaikan daerah itu juga statis.

Misi NASA kedepan akan mengubah Curiosity Rover menjadi Mars 2020 Rover. Sementara jadwal penerbangannya diperkirakan mendarat di bulan Februari 2021. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here