Cara Memilih Softlens yang Tepat Agar Mata Tetap Aman

cara memilih softlens
ilustrasi cara memilih softlens (foto: merkbagus)

Reportasee.com – Cara memilih softlens sebenarnya gampang gampang susah, ada banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membelinya.

Pertimbangan tersebut mulai dari kualitas, warna, ukuran, merk, harga, dan masih banyak lagi. Kini semakin banyak orang yang menggunakan softlens sebagai salah satu fashion item.

Bahkan beberapa orang akan lebih percaya diri jika menggunakan softlens untuk berkegiatan sehari-hari. Hal tersebut memang tidak salah, namun Anda tetap harus menjaga kesehatan mata dengan memilih softlens berkualitas.

Cara Memilih Softlens yang Aman dan Bagus

Softlens memang dapat memuat penampilan seseorang menjadi lebih menarik dari biasanya. Hal itu dapat terjadi hanya jika Anda memilih softlens yang tepat dan cocok untuk wajah.

Bentuk kelopak mata dan warna kulit menjadi hal utama yang harus Anda perhatikan dalam mencocokan softlens. Berikut beberapa cara memilih softlens terbaik:

Perhatikan Masa Kadaluarsa Pemakaian

Hal paling penting sebelum membeli softlens yaitu masa kadaluarsa pemakaian. Biasanya masa berlaku pemakaian hanya bertahan selama 6 bulan saja.

Ada juga softlens dengan masa berlaku satu hari, Anda bisa memilihnya jika hanya untuk keperluan sehari.

Dikenal dengan istilah daily softlens, karena pemakaiannya yang sekali pakai, softlens ini jadi lebih higienis dan sehat untuk mata. Tapi ingat, jangan pernah memakai softlens ini waktu lebih dari satu hari.

Sesuaikan dengan Ukuran Lensa Mata

Setiap softlens memiliki ukuran parameter atau base curve (BC) tersendiri, mengikuti ukuran kurva bola mata.

Pada umumnya ukuran ini sekitar 8,6 hingga 8,8 mm, jika base curve Anda lebih kecil maka softlens dengan ukuran ini akan terasa terlalu ketat untuk mata.

Untuk mengetahui base curve Anda, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu pada ahlinya. Softlens yang terasa ketat di mata, lama kelamaan akan menimbulkan masalah kesehatan pada lensa mata.

Cek Kadar Air dan Sesuaikan dengan Kondisi Mata

Langkah selanjutnya, yaitu dengan mengecek kadar air softlens agar tetap stabil dan tidak cepat kering. Softlens warna biasanya memiliki sifat yang cepat menyerap air di mata, tidak heran jika mata Anda akan terasa lebih cepat kering.

Jika Anda pemilik mata kering, maka wajib membeli softlens dengan kadar air rendah, karena tidak akan banyak menyerap air mata. Pastika juga untuk tidak menggunakannya terlalu sering, karena dapat membuat mata kekurangan oksigen.

Periksalah Keamanan Merk

Softlens berkualitas biasanya akan mendapat banyak testimoni bagus, harga jualnya juga tidak murahan. Sebelum membeli produk softlens, pastikan bahwa produk tersebut sudah mendapat perizinan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Anda bisa mengeceknya di website resmi, jika belum terdaftar maka sebaiknya Anda membeli softlens merk lain saja. Mata merupakan organ tubuh yang sensitif, maka dari itu Anda tidak boleh sembarangan membeli produk untuk mata.

Sesuaikan Warna Softlens dengan Wajah

Cara memilih softlens selanjutnya yang tidak kalah penting, yaitu memilih warna yang sesuai dengan wajah. Warna softlens bening dan coklat tua akan cocok untuk semua tipe wajah, karena merupakan warna mata asli orang Asia.

Namun jika kulit wajah Anda termasuk terang, Anda bisa memilih warna softlens yang terang juga seperti biru atau hijau.

Perhatikan Ukuran Diameter Softlens

Ukuran softlens yang pas untuk mata akan menentukan kenyamanan Anda selama pemakaian softlens. Diameter 14 milimeter termasuk ukuran kecil, Anda bisa memilihnya jika menginginkan ukuran yang lebih kecil di mata.

Baca:  Twitter Space Jegal Popularitas Clubhouse?

Jika ingin ukuran yang lebih besar, Anda bisa memilih diameter 14,2 mm atau 14,5 mm untuk memberikan kesan tegas pada mata.

Sesuaikan dengan Kelopak Mata

Ada dua tipe pinggiran softlens, yaitu yang terlihat blur dan tegas. Orang Indonesia kebanyakan memiliki bentuk mata kecil dengan satu lipatan (monoloid).

Tidak jarang juga ada orang dengan mata besar dengan dua lipatan kelopak mata (double eyelid). Untuk tipe monoloid, sebaiknya memilih softlens dengan pinggiran tegas.

Sedangkan untuk tipe double eyelid, sebaiknya pilih softlens dengan tipe pinggiran blur. Anda juga menyesuaikan pinggiran warna softlens dengan tema make up.

Jika make up bold maka akan cocok dengan pinggiran blur. Untuk make up soft, maka akan cocok dengan pinggiran tegas.

Jangan Pernah Mencoba softlens Display

Cara memilih softlens untuk menjaga kesehatan mata, yaitu jangan pernah mencoba softlens yang dipajang di toko. Mungkin akan terlihat steril karena penjaga toko tetap menjaga kebersihan softlens.

Namun tetap saja hal ini tidak disarankan demi menjaga mata dari kotoran yang menempel di softlens display.

Meski hal ini sangat membantu dalam mencocokan warna softlens, sebaiknya tetap Anda hindari karena produknya sudah tidak higienis.

Biasanya softlens tersebut sudah dicoba oleh banyak orang, Anda tidak pernah mengetahui kondisi mata orang lain apakah bersih atau tidak.

Catat Tanggal Pembelian dan Tanggal Kadaluarsa

Saat membeli softlens, Anda harus menuliskan tanggal beli dan tanggal kadaluarsa. Hal ini sangat penting karena dapat menentukan kebersihan softlens.

Setiap softlens memiliki batas waktu pemakaian berbeda-beda. Bila perlu tempelkan tulisan tersebut dengan huruf yang besar agar tidak lupa.

Pastikan juga Anda membeli softlens yang masa kadaluarsanya masih lama. Kemudian tanyakan batas waktu pemakaiannya apakah hanya satu hari, satu minggu, dua minggu, satu bulan, atau bisa sampai enam bulan.

Meskipun softlens yang sudah kadaluarsa tidak menunjukan kerusakan, Anda tetap tidak boleh menggunakannya.

Keuntungan Memakai Softlens

Ada banyak keuntungan dari memakai softlens, terutama untuk para penderita mata minus atau plus.

Mereka jadi tidak perlu menggunakan kacamata yang notabene dapat menimbulkan noda di wajah bagian atas hidung. Penampilan pun akan semakin cantik jika menggunakan softlens.

Berikut ini beberapa keuntungan dari penggunaan softlens dengan pilihan yang cocok:

  1. Membuat mata nyaman, pastikan ukuran dan kadar airnya sesuai kebutuhan mata Anda.
  2. Penampilan jadi lebih menarik, daripada dengan menggunakan kacamata, orang-orang merasa lebih percaya diri menggunakan softlens.
  3. Membuat leluasa saat beraktivitas, daripada dengan penggunaan kacamata yang dapat menghambat gerak.
  4. Penglihatan akan jadi lebih baik, karena antara softlens dan lensa mata tidak ada jarak.
  5. Tersedia dalam berbagai ukuran dan beragam jenis seperti normal, minus, dan plus.

Daripada dengan kacamata, softlens sudah terbukti memiliki banyak peminat. Orang-orang yang memiliki masalah mata seperti silinder, plus, minus pun kini sudah beralih menjadi pengguna softlens.

Rentang usia para pengguna softlens dengan masalah mata yaitu 18 tahun hingga 44 tahun.

Kegiatan sehari-hari mereka akan lebih leluasa jika menggunakan softlens, karena penggunaannya menempel langsung pada mata. Tidak sedikit juga yang menggunakannya hanya untuk bergaya.

Meski begitu, Anda harus tetap memperhatikan kebersihan dan durasi waktu penggunaan softlens. Jangan sampai mata Anda kelelahan karena terlalu lama menggunakan softlens.