32 C
Indonesia
Senin, Agustus 2, 2021
BerandaBeritaBody Lotion untuk Kulit Kering, Ketahui Cara Memilih yang Tepat

Body Lotion untuk Kulit Kering, Ketahui Cara Memilih yang Tepat

Reportasee.com – Body lotion untuk kulit kering sangat Anda butuhkan jika memiliki kulit xerosis. Hal tersebut adalah suatu keadaan saat kulit sedang mengalami kekurangan cairan pada bagian lapisan paling luarnya.

Biasanya kondisi ini terdapat gejala yang khusus. Gejala yang terjadi yaitu permukaan kulit menjadi kasar serta kulit terasa kencang ataupun kaku saat usai mandi.

Kondisi ini bahkan ada yang lebih parah meliputi kulit menjadi mengelupas, retak, dan juga berdarah.

Kulit yang terasa kering karena adanya beberapa penyebab yang beragam.

Mulai dari faktor genetis (sifat kulit bawaan), penuaan, hingga pemakaian produk kulit yang salah.

Berikut ini merupakan penjelasan mengenai cara memilih body lotion yang tepat dan cocok untuk kulit kering.

Cara Memilih Body Lotion untuk Kulit Kering

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit yang kering, hal ini tentu tidak bisa Anda anggap sepele.

Ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan.

Hal ini bertujuan untuk menentukan produk apa yang sesuai dengan kulit Anda.

Anda juga perlu mengetahui produk body lotion yang mampu melembabkan kulit kering.

Pilih Produk yang Mengandung Moisturizer Agent

Body lotion untuk jenis kulit kering sebaiknya yang memiliki kandungan seperti moisturized Agent.

Moisturizing agent ini memang terdapat kandungan yang berfungsi untuk melembabkan.

Fungsi utama dari penggunaan body lotion yakni untuk menjaga kelembaban pada kulit.

Kelembaban ini tentunya bisa Anda dapatkan dari produk yang mengandung moisturizing tersebut.

Moisturizing itu sendiri bukan termasuk agen tunggal, melainkan terdiri atas tiga komponen, antaralain:

1. Emollient

Komponen yang pertama ini bernama emollient.

Emmollient ini merupakan istilah orang yang menyebutnya sebagai zat yang bisa melembabkan serta melembutkan kulit.

Untuk cara kerja komponen ini dengan mengisi celah serta kerak yang terdapat pada sel kulit mati.

Emollient ini nantinya akan menjadikan kulit terasa lebih lembut, kenyal, dan lembab.

Namun, zat tersebut tidak akan mampu bertahan dalam cukup waktu lama.

Maka dari itu, Anda perlu menggabungnya dengan occlusive yang berfungsi untuk mengunci kelembaban kulit.

Agar mendapatkan manfaat dari emollient ini bisa dari plant oil, shea butter, ceramide, petrolatum, dan lain-lainnya.

Bahan-bahan ini yang akan membuat body lotion khusus untuk kulit kering semakin bermanfaat.

2. Occlusive

Komponen selanjutnya adalah occlusive.

Occlusive ini merupakan moisturizer agent yang mampu memberikan lapisan pelindung untuk kulit kering Anda.

Maka dari itu, occlusive dapat mencegah berkurangnya kadar air yang terdapat dalam kulit.

Jika emollient ini memberikan rasa kelembaban pada kulit.

Fungsi occlusive yakni mampu mengunci kelembaban tersebut agar tetap bertahan lama.

Karena memiliki fungsi sebagai pengunci kelembaban, sehingga occlusive ini hadir dalam tekstur cenderung lebih berat.

Kandungan yang terdapat di dalamnya meliputi petrolatum, silicone, wax, zinc oxide, jojoba oil, castor oil, dan lain-lain.

Selain kandungan tersebut, ada pula salah satu jenis agen occlusive yang paling populer yakni petroleum jelly.

3. Humectant

Bagi Anda yang selama ini telah terbiasa menggunakan lotion, namun kulitnya tetap terasa kering, kemungkinan Anda harus mengganti produk yang biasa Anda pakai.

Bisa jadi, yang Anda butuhkan untuk kulit tidak hanya cukup moisturizer.

Namun produk yang juga dapat menghidrasi kulit Anda alias humectant.

Humectant ini cara kerjanya sedikit berbeda dengan emollient dan occlusive.

Cara kerja dari humectant ini yakni sebagai agen yang mengikat kelembaban hingga ke dalam kulit dengan menarik mokelul air dari luar.

Baca:  Ini Motor Sport 250 cc Paling Gahar

Nah, bagi Anda yang ingin menggunakan moisturizer yang terdapat kandungan humectant, kandungan ini akan bekerja secara aktif.

Humectant ini secara aktif bekerja untuk mengikat air dari sekitar Anda.

Setelah itu, humectant ini akan menempelkannya ke kulit untuk menghidrasi permukaan kulit Anda.

Baca:  Dua RA di Ciamis Siap Jadi Sekolah Adiwiyata

Meskipun humectant bermanfaat dalam menghidrasi, humectant yang kadarnya terlalu tinggi ternyata berpotensi menyebabkan iritasi kulit.

Penting Anda ketahui, Anda tidak akan dapat menemukan istilah humectant pada label kemasan produk.

Karena itu, Anda harus cermat dalam membaca kemasan produk yang terdapat kandungan moisturizer.

Beberapa kandungan humectant yang terdapat dalam skin care meliputi lactic acid, hyaluronic, glycerin atau glycerol.

Selain itu, humectant juga terdapat pada bahan alami seperti pada kuning dan putih telur, madu, serta aloe vera gel.

Memakai Produk yang Mengandung Tabir Surya

Cahaya matahari memang memiliki kandungan berupa sinar ultraviolet (UV).

Sinar UV ini ternyata dapat merusak kelembaban alami pada kulit.

Meskipun cuaca terlihat mendung, namun sinar UV tetap dapat menembus awan hingga ke bumi.

Begitu pula saat Anda berada dalam sebuah ruangan.

Sinar UV ini dapat masuk melewati kaca dan kulit Anda akan tetap terpapar oleh sinar tersebut.

Ada banyak dampak dari paparan sinar UV terhadap kulit manusia.

Beberapa dampak akibat sinar UV antara lain kulit menjadi terasa kering, kemerahan, kusam, dan mudah keriput.

Selain itu, sinar Ultraviolet ini juga dapat memunculkan bintik hitam, serta flek pada kulit.

Oleh sebab itu, ada cara terbaik untuk melindungi kulit Anda dari terkena paparan sinar UV.

Cara terbaiknya yakni dengan menggunakan body lotion khusus untuk kulit kering.

Gunakanlah body lotion yang memiliki kandungan tabir surya.

Di dalam produk lotion kulit, penting sekali keberadaan dari tabir surya yang bertuliskan SPF dan PA  pada kemasan.

SPF sendiri merupakan standar UV protection yang akan melindungi kulit dari terkena paparan sinar UVB.

Pada kandungan ini memiliki fungsi untuk mencegah kulit yang terbakar atau sunburn.

Sedangkan PA merupakan standar UV protection yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA.

PA ini dapat mencegah kulit yang dapat mengalami perubahan warna seperti menjadi coklat (suntan).

Perubahan warna ini karena akibat dari paparan sinar matahari.

Memilih Produk yang Telah Lulus Uji Dermatologi

Pada umumnya jenis kulit kering lebih cenderung akan terasa lebih sensitif.

Maka dari itu, Anda perlu memilih produk yang tidak terdapat kandungan bahan kimia.

Hal itu bertujuan untuk meminimalkan terjadinya iritasi pada kulit.

Pastikan juga produk body lotion yang Anda gunakan telah melewati dan terdaftar dari tahapan pengawasan dan pengujian klinis dalam proses produksi.

Dengan begitu, Anda akan merasa aman saat menggunakannya.

Hasil dari produk body lotion yang Anda gunakan juga benar-benar aman bagi kulit Anda.

Produk yang mengandung kimia justru akan mempengaruhi dampuk bagi kesehatan kulit Anda.

Karena itu, Anda harus memilih produk yang terdapat label hypoallergenic.

Anda juga perlu memperhatikan secara seksama kandungan produk lotion pilihan Anda.

Hindari produk yang memiliki kandungan paraben.

Pastikan produk body lotion Anda telah teruji klinis atau dermatologist tested.

Label tersebut juga menandakan bahwa komposisi pada body lotion untuk kulit kering memang aman pada kulit manusia.

Selain itu, Anda perlu memastikan produk yang Anda gunakan telah mendapat izin dari BPOM RI.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer