29.3 C
Indonesia
Senin, Desember 9, 2019
No menu items!

Berita Nasional: Fakta OTT KPK Terhadap Bupati Talaud

Wajib Baca

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

BERITA NASIONAL,- Berita nasional terbaru hadir dari Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan OTT dan menangkap bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip merupakan tersangka dari suap proyek perbaikan pasar Kabupaten Talaud.

Dirinya disangka menerima perhiasan,uang, arloji mewah dari seseorang yang memenangkan proyek tersebut. Sejak dahulu sampai saat ini, Sri hanya melaporkan hartanya 2 kali yaitu pada tahun 2010 dan 2018.

Berdasarkan laporan terakhirnya di tahun 2018, Sri memiliki kekayaan senilai Rp. 2.2 Miliar. Secara umum, ternyata kekayaan Sri selalu meningkat secara signifikan. Berita nasional mengenai OTT bupati talaud kali ini memang sangat menggemparkan. Bahkan, terdapat beberapa fakta yang perlu anda ketahui.

Beberapa fakta dari OTT KPK terhadap Sri

Dalam operasi tangkap tangan ini, terdapat beberapa fakta yang mengejutkan. Berikut ini beberapa fakta tersebut:

1. Korupsi Dari Proyek Renovasi Pasar

Seorang pengusaha yaitu Bernard Hanafi kalalo di duga memberikan suap kepada Sri. Suap ini diberikan melalui tangan kanannya. Bernard dipilih oleh Sri untuk menggarap proyek Renovasi pasar dengan total 6 miliar. Dengan, komisi yang diberikan kurang lebih 10%.

2. Komisi 10 %

Diduga, Sri Wahyumi menerima komisi berupa 10% dari total nilai proyek tersebut. Hal ini dilakukan agar bernard dapat menjalin kontrak proyek tersebut. Kemudian, bernard berusaha untuk memberikan komisi tersebut dalam bentuk uang,jam tanga, tas mewah dan lainnya.

3. Pilih Pilih Hadiah Tas

KPK mengatakan bahwa Sri hanya akan menerima tas yang berbeda dari pejabat perempuan lainnya. Tidak ingin yang satu merk, maka harus di belikan di luar kota. Dengan begitu, bernard berusaha mencarinya di Jakarta. Namun, justru Bernard ditangkap oleh KPK.

4. Sri Membantah

Berdasarkan apa yang telah disampaikan oleh Bernard,Sri membantah hal tersebut. Dirinya mengatakan saat digelandang ke mobil tahanan di Gedung KPK bahwa“ Sampai sekarang, hadiah tersebut tidak ada.”

Begitulah, beberapa fakta dari OTT KPK terhadap bupati Talaud. Ingin mengetahui berita nasional lainnya yang cepat dan akurat? Mudah sekali ! Cukup bookmarks halaman ini dan anda dapat membukanya kapanpun. Dijamin, berita terkini online yang disajikan sangat update ! ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel terbarunya, X30, akan diumumkan pada...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple mengungkapkan telah meningkatkan privasi di...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -