Berita

Ini Bahaya Vape Yang Sering Disepelekan Pengguna

Saat ini, tidak sedikit anak muda hingga orang dewasa yang mulai beralih menggunakan rokok elektrik atau lebih sering disebut dengan nama vape. Jika dibandingkan dengan rokok biasa, bahaya vape ini juga tidak jauh berbeda karena sama-sama mempunyai dampak negatif.

Alasan kebanyakan orang lebih memilih vape jika dibandingkan dengan rokok karena lebih mudah dihisap dan efektif penggunaannya. Ada juga yang berpendapat bahwa dengan adanya vape ini dapat menjadi alternatif untuk mengurangi jumlah para pengguna rokok tembakau.

Dapat Menganggu Sistem Kerja Otak

Banyaknya nikotin yang terkandung dalam vape ini akan membahayakan kesehatan tubuh, terutama pada organ bagian dalam. Apabila terhisap ke dalam tubuh, maka potensi terbesar yang akan terjadi kepada para penggunanya adalah terganggunya kinerja otak.

Selain itu, perkembangan dalam fungsi otak pun semakin menurun dan bisa menyebabkan dampak lain yang lebih serius lagi. Bahaya vape ini seringkali menyerang pada penggunanya yang masih berusia muda tetapi tak jarang orang dewasa pun juga banyak jumlahnya.

Bisa Berdampak Pada Kesehatan Ibu dan Janin

Tidak hanya orang yang menghisap vape saja yang bisa terkena dampaknya. Melainkan, orang yang ada di sekitarnya nanti pun juga akan merasakan efek sampingnya. Salah satunya yaitu bisa mengganggu kesehatan ibu yang sedang hamil beserta janin yang dikandungnya. 

Banyaknya jumlah nikotin yang terserap di dalam tubuh sang ibu hamil nantinya akan menimbulkan efek negatif terhadap sistem kesehatannya. Parahnya lagi, ibu hamil yang terkena asap dari vape ini bisa membuat janinnya mengalami kecacatan.

Produksi pembuatan vape ini umumnya dihasilkan dari uap air yang dicampur dengan berbagai macam bahan kimia. Antara lain yaitu nitrosamin, logam, hingga senyawa organik. Prosesnya sendiri pun dapat menjadi sumber polusi udara yang merusak lingkungan.

Mudah Merasa Marah Hingga Cemas Yang Berlebihan

Tidak hanya rokok tembakau saja yang menghasilkan efek adiktif kepada para penggunanya, tetapi vape pun juga demikian. Sifat yang sering tampak ketika mereka menghisap rokok elektrik ini yaitu perasaan gelisah, cemas tiada henti, mudah merasa marah, hingga depresi.

Bagi para pengguna yang mempunyai riwayat jantung, tentunya rokok biasa maupun vape ini sangatlah tidak bagus. Bahaya vape dan rokok ini pun pastinya sudah banyak terosialisasi di seluruh lapisan masyarakata.

Tetapi, sayangnya masih banyak yang mengabaikannya hal tersebut dan menganggapnya tidak masalah. Bahkan ada yang menganggap bahwa vape ini tidak bahaya seperti rokok.

Rawan Terkena Penyakit Penumonia Lipoid

Mungkin Anda sedikit asing dengan istilah penyakit yang satu ini. Tetapi jangan salah, ternyata penyakit yang timbul akibat menghisap vape ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita nantinya.

Ada salah satu kasus di mana seorang wanita yang kurang lebih berusia sekitar 40 tahunan karena menghisap vape lalu mengidap penyakit ini. Hal yang mengejutkan, wanita ini ternyata baru saja menjadi pengguna baru rokok elektrik tersebut.

Setelah memeriksakannya ke rumah sakit terdekat, dokter pun mengatakan padanya bahwa ada keterkaitan dengan vape yang mereka hisap. Maka dari itu dokter tersebut menyarankannya untuk berhenti menghirup vape. Lantas, kondisi wanita itu menjadi semakin membaik secara perlahan.

Dapat Menyebabkan Ker acunan

Bahan pembuatan vape ini pada dasarnya bercampur dengan penambah rasa agar membuatnya semakin nikmat. Sayangnya, cairan dalam zat tersebut justru bisa menyebabkan keracunan apabila tidak sengaja tertelan oleh penggunanya.

Di sisi lain, tidak hanya menghirup vape saja yang bisa menjadikannya masalah berkepanjangan. Hal sepele seperti menyentuh liquid vape saja ternyata juga dapat memberikan efek samping karena bisa menjadi racun jika terserap ke permukaan kulit Anda nantinya.

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa vape ini juga mempunyai potensi yang cukup besar untuk merusak kondisi kesehatan para penggunanya atau orang di sekitarnya. Apabila terkena mata, vape ini ternyata juga akan menimbulkan iritasi yang berlebih.

6. Rentan Menyebabkan Kebakaran Hingga Meledak 

Alasan mengapa vape bisa meledak yaitu karena terdapat rancangan elektronik dan baterai yang teraliri oleh listrik. Banyak kasus yang sudah membuktikan bahwa rokok elektik ini bisa terbakar sampai meledak dengan sendirinya.

Hal ini juga terlihat dari cukup banyaknya pasien yang sedang dalam perawat di rumah sakit akibat insiden vape yang meledak tersebut. Baik itu ledakan yang berskala kecil sampai yang berskala besar sekalipun, semuanya dapat terjadi akibat ulah rokok elektonik ini.

Meskipun tidak selalu Anda pakai, vape yang sedang tersimpan dalam kantong celana ini dapat meledak sewaktu-waktu tanpa kita sadari. Penyebab hal tersebut karena vape cukup sering Anda pakai sehingga baterai tadi terus mengalirkan listrik meski sudah terisi penuh.

Beberapa produsen vape memang menawarkan perlindungan anti panas terhadap barang dagangannya. Tetapi hal tersebut tidak membuat vape 100 persen aman digunakan. Nah, mengetahui bahaya vape tersebut, kini Anda bisa lebih waspada.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button