Asteroid Setinggi Piramid Gaza Tampak Melintas Bumi

0
713
Asteroid Setinggi Piramid Gaza Tampak Melintas Bumi
Foto : Asteroid

Asteroid setinggi Piramid Gaza tampak melintas di permukaan Bumi Rabu malam (24/07/2019). Meski begitu, jenis batu besar dari antariksa ini hanya melintas dengan durasi yang tak cukup lama.

Melansir dari Indosport.com, Kamis (25/07/2019), asteroid tersebut masih belum terbilang berbahaya. Sebab sejauh ini kondisi Bumi masih berada di level normal.

Batu besar luar angkasa itu hanya melintas namun tidak sampai tiba ke Bumi. Faktanya, masih belum ada tanda-tanda bahwa benda asing itu jatuh ke permukaan Bumi.

Baca:   Bulan Akan Jadi Rumah Kedua Manusia

Berbahaya atau tidak, ini akan menjadi pertanda besar bagi para penduduk Bumi selama beberapa hari kedepan.

Menurut laporan Live Science, Kamis (25/07/2019), benda luar angkasa itu tak perlu dicemaskan. Jika hal itu terjadi, paling tidak benda tersebut langsung terbakar selama menuju ke atmosfer. Sehingga Bumi cukup aman.

Kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan lebih dalam, sebab cuaca di Bumi terbilang cukup panas untuk menghadang asteroid.

Asteroid Jatuh Beberapa Tahun Silam

Faktanya, beberapa tahun yang lalu hal itu sempat terjadi. Akan tetapi, hingga kini keadaan Bumi masih jauh dari bencana dan ancaman terhadap benda luar angkasa.

Baca:   NASA Namai Batu di Mars “Rolling Stones”

Sementara itu, penduduk Bumi tak perlu terlalu cemas terkait peristiwa itu. Sebab The National Aeronautics and Space Administration (NASA) mampu melihat dan melacak benda itu dari ruang angkasa.

Lebih dari itu, NASA juga berhasil menemukan Objek Dekat Bumi (NEOs). Hal ini menandakan bahwa hingga kini masih belum ada kekhawatiran mengenai ancaman dari benda luar angkasa.

Baca:   Curiosity Rover Ungkap Fakta Selama Mendarat di Mars

Potensi Asteroid yang Menuju ke Bumi

Kantor Koordinasi Pertahanan Planet (PDCO) telah menyatakan, perkiraan benda luar angkasa itu menuju Bumi masih belum berada di waktu yang tepat.

Sebab sebelumnya mereka telah memperkirakan, jarak antara Bumi terhadap benda tersebut tidak terlalu dekat.

Astronom Jet Propulsion Laboratory (JPL) dan ahli NEO, Emily Kramer menyatakan, asteroid berdiameter 140 hingga 400 meter sangat sulit untuk dilacak.

Berdasarkan radar NASA, bahaya dari benda luar angkasa itu berpotensi merusak permukaan Bumi bila sering melintasi Bumi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here