ASAP Rocky Ditahan Dengan Tuduhan Penyerangan

0
145
ASAP Rocky Ditahan Dengan Tuduhan Penyerangan
ASAP Rocky

Rapper Asal Amerika Serikat, ASAP Rocky atau Rakim Meyer ditahan dengan tuduhan penyerangan terhadap seorang pria saat melakukan tur di Stockholm, Swedia, Minggu (30/06/2019). Sementara dua rekannya telah ditahan pada Jumat (05/07/2019). Sehingga para jaksa penuntut bisa menyelidikinya.

Melansir dari The New York Times, Sabtu (20/07/2019), ASAP Rocky untuk sementara tetap ditahan di Swedia. Hal ini berdasarkan keputusan pengadilan dengan memberi tenggang waktu sekitar enam hari sembari menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Sejak itu, para pejabat Swedia telah membela sistem peradilan negara dari tuduhan rasisme dan hak asasi manusia. Sehingga hal itu tidak lagi dianggap sebagai teladan liberalisme sosial.

Pihak pengadilan di Stockholm menyetujui permintaan dari jaksa penuntut untuk menahan Rocky di penjara setidaknya selama enam hari lagi sejak Jumat (19/07/2019).

Alasan tuntuan itu tak lain adalah pria berusia 30 tahun itu merupakan salah satu risiko penerbangan terbesar yang mendarat di Swedia.

Kronologi Penyerangan yang dilakukan ASAP Rocky

Di bulan Juni lalu tepatnya saat ASAP Rocky melakukan tur. Ia bersama rekannya terlibat masalah terhadap seorang pria tak dikenal. Dengan sigap, ia melakukan tindak kekerasan atas pria itu.

Pasca kejadian, Rakim Meyer cukup aman dari jangkauan media dan polisi setempat. Namun beberapa hari kemudian, kasus ini terungkap ke pengadilan Swedia.

Dalam sebuah klip yang diposting melalui Instagramnya. ASAP Rocky mengatakan, ia telah bertindak membela diri. Ia dan rombongannya berulang kali memberitahu pria itu untuk berhenti mengikutinya.

“Kami tidak ingin berkelahi denganmu,” ungkapnya dalam video.

Berbagai Pihak Menyatakan Pembelaan

Seorang Demokrat New York, Adriano Espaillat menyerukan pendapatnya pada pengadilan Swedia.

“Kejadian ini menjadi contoh lain dari fokus dan prasangka rasial yang dialami oleh para pemuda kulit berwarna di seluruh dunia,” katanya.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengacara Swedia, Anne Ramberg mengatakan, Swedia telah dikritik oleh PBB dan Uni Eropa karena menahan para tersangka tanpa tuduhan.

Juru bicara Otoritas Kejaksaan Swedia mengatakan, sidang lanjutan baru akan diadakan pada Kamis (25/072019) untuk menentukan apakah ASAP Rocky akan ditahan lebih lanjut atau tidak. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here