28.7 C
Indonesia
Senin, November 18, 2019
No menu items!

5 Fakta Lagu Didi Kempot, Lagu Patah Hati Pengalaman Pribadi

Wajib Baca

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu...

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di...

MUSIK, – 5 fakta lagu Didi Kempot, lagu patah hati merupakan dari pengalaman pribadi. Penyanyi campursari Didi Prasetyo atau populer di sapa Didi Kempot (52) bukan hanya sekadar musisi biasa.

Ia sudah bisa disebut legenda hidup dalam genre campursari yang memadukan genre musik kontemporer seperti keroncong, dangdut, serta langgam Jawa.

Banyak hal menarik yang menyelimuti seputar lagu-lagu milik ‘Lord Didi’. Berikut rangkumannya:

Baca juga:
Profil DJ Alan Walker, Daftar Lagu Lengkap dan Penghargaan

5 Fakta Lagu Didi Kempot

1) Lahirkan 800 lagu

Salah satu hal yang membuat Didi layak disebut legenda hidup campursari yaitu produktivitasnya dalam menggubah lagu.

Sejak masuk dapur rekaman pada tahun 1989, Didi sudah menciptakan sebanyak 800 lagu.
Saking banyaknya, bahkan ia terkadang lupa akan lirik lagunya.

2) Banyak lagu berjudul nama tempat

Didi Kempot dikenal salah satunya karena lagu-lagunya sering menyertakan nama tempat. Mulai dari stasiun, terminal, hingga tempat pariwisata ada di dalam lagunya.

Didi mengaku punya pertimbangan sendiri terkait hal itu.

“Karena tempat wisata banyak orang punya kenangan di situ. Tempat terminal, stasiun, pelabuhan, tempat wisata, masjid. Ada cinta serta ada tangis di situ,” ujar Didi di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).

Baca juga:
Cover Lagu Shawn Mendes Dan Camila Cabello ‘Senorita’ Versi Dangdut Koplo Via Vallen

Selain itu, Didi mengungkapkan bahwa hal itu juga merupakan upayanya untuk mendorong pariwisata di suatu tempat.

“Kita sebagai warga negara paling tidak ikut mempromosikan pariwisata yang ada di daerah kita itu baik. Kaya saya bikin lagu ‘Kopi Lampung’, ‘Perawan Kalimantan’, ‘Pantai Klayar’, ‘Parangtritis, serta lain-lainnya, ‘Janji Semarang’, ‘Stasiun Balapan Solo,” ungkap Didi.

“Kayaknya senang saja gitu bisa membahagiakan orang daerah tersebut,” imbuhnya.

3) Lagu patah hati lahir dari pengalaman pribadi

Lagu-lagu patah hati milik Didi ternyata tidak lahir begitu saja. Lagu tersebut dibuat setelah Didi termotivasi usai menggubah lagu “Cidro” pada tahun 1989 di album pertamanya.

Lagu Cidro berawal dari pengalaman Didi yang harus ditinggal kekasih karena hubungan mereka tak direstui oleh orangtua sang kekasih.

Baca juga:
Lagu Judika Cinta Karena Cinta Terinspirasi Lagu Mandarin Yin Wei Suo Yi Ai

Yang Cidro saya pengalaman pribadi karena itu kan bikinnya pas masih di jalanan juga. Kalau naksir orang profesi apapun boleh ternyata pasangan mau tapi keluarganya kurang bisa menerima kehadiran saya sebagai pengamen,” ucap Didi.

4) Lebih mudah ciptakan lagu patah hati ketimbang humor

Selain lagu patah hati, Didi Kempot juga kerap menggubah lagu-lagu bernuansa humor, misalnya “Cintaku Sekonyong Koder”, “Cucak Rowo”, “Wen-Cen-Yu”, serta “Yang Penting Hepi”.

Namun, pria yang dijuluki “The Godfather of Broken Heart” itu mengaku bahwa lebih sulit membuat lagu-lagu bernuansa humor ketimbang lagu patah hati menyayat hati.

Lagu guyon yang kayak ‘Cintaku Sekonyong-konyong Koder’ malah agak lama (dibuat). Lagu becandaan itu enggak mudah buatnya karena sudah biasa bikin lagu patah hati. Tapi ada berapa lagu saya yang guyon kayak lagu ‘Kuncung’ itu cepat booming juga dan sempat dinyanyikan oleh almarhum Mas Basuki pelawak Srimulat dulu,” ujar Didi.

5) Konsisten bahasa Jawa

Ke depan, Didi mengaku akan tetap konsisten menciptakan lagu dalam bahasa Jawa.

“Kayaknya (bikin lagu) di (bahasa) Jawa saja, karena Tuhan kasih saya (popularitas) di lagu Jawa,” ucapnya.

Didi juga akan tetap melestarikan bahasa Jawa lewat lirik-lirik lagunya.

Meski memberikan adaptasi dengan kondisi saat ini, Didi tetap menyelipkan beberapa idiom Jawa kuno.

“Iya beberapa lagu itu masih (gunakan istilah kuno), kita tetap ya ada piantun sepuh yo.. Karena kita tetap menghormati itu ya,” pungkasnya.***

Artikel / Berita ini telah tayang di Reportasee dengan judul 5 Fakta Lagu Didi Kempot, Lagu Patah Hati Pengalaman Pribadi

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu es kecil di luar Pluto....

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di Indonesia, meskipun ponsel besutannya tampak...

Liverpool Kalahkan Manchester City Dengan Skor 3 – 1

Reportasee.com,- Liverpool berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 3 - 1. Partai ke-13 Liga Primer Inggris itu telah memanas di Anfield...

Ampuh! Cara Menghilangkan Bau Ketiak

Reportasee.com - Ternyata, cara menghilangkan bau ketiak sangatlah mudah. Tapi, biar hasilnya efektif dan permanen, sebaiknya kamu mengenali sumber yang penyebab ketiak kamu menjadi...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -