5 Fakta Buah Kecubung, Benarkah Buat Orang Berhalusinasi?

Advertisement

erikut adalah fakta buah kecubung yang menarik untuk Anda ketahui tentang jenis buah tersebut.

Di mana buah kecubung sendiri menjadi salah satu jenis buah yang sedang viral di sosial media.

Tak heran jika fakta buah kecubung sendiri membuat orang-orang merasa penasaran dan mencari tahunya.

Lagi Viral, Ini Fakta Buah Kecubung yang Mencengangkan

Belum lama ini, viral di sosial media sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mendapat perawatan di rumah sakit.

Kuat dugaan pria tersebut mengkonsumsi buah kecubung dan membuatnya mendapat perawatan intensif.

Advertisement

Lantas apa saja fakta buah kecubung yang wajib Anda ketahui?

Berdasarkan  keterangan video yang viral tersebut, pria dalam video merasa seolah-olah semut tengah mengerubungi tubuhnya sampai berhari-hari.

Bahkan dia juga berulang kali mengusap bagian kepala serta punggungnya seperti ada benda yang menempel.

Sehubungan dengan video tersebut, mari pahami fakta tentang buah kecubung mulai dari bahaya, efek sampai hukumnya.

Sebagai informasi, buah kecubung pertama kali diperkenalkan sekitar tahun 1754 silam oleh ilmuwan bernama Linnaeus.

Tanaman tersebut mendapat julukan sebagai terompet setan lantaran efek halusinasi setelah mengkonsumsinya.

Apakah benar konsumsi buah kecubung bisa menyebabkan halusinasi yang parah?

Lalu tidak adakah manfaat dari buah kecubung sedikitpun? Anda bisa mengetahui jawabannya lewat ulasan di bawah ini.

1. Memiliki Bunga Berbentuk Terompet

Sebagai informasi, buah kecubung termasuk tumbuhan beracun dan tergolong jenis tumbuhan semak.

Di mana tanaman satu ini bisa hidup dengan ukuran yang cukup besar.

Bahkan tingginya bisa mencapai 8 meter dengan bagian bunga yang paling  menarik dari tumbuhan tersebut.

Ukuran bunganya saja mencapai 50 meter dengan lebar hingga 30 cm ketika mekar.

2. Buah  Kecubung Menyebabkan Halusinasi

Adapun buah kecubung yang berbentuk bulat berduri serta berwarna hijau mempunyai efek  negative.

Jika ada seseorang yang mengkonsumsi buah kecubung maka dia akan berhalusinasi dan merasa gembira sesaat atau euphoria.

Hal itu terjadi karena buah kecubung masuk dalam jenis tanaman opioid seperti katinon dan ganja.

Tak hanya halusinasi, orang yang mengkonsumsi buah kecubung bisa merasakan pusing berkepanjangan sampai muntah-muntah.

Efek tersebut bisa bertahan lama sesuai dengan seberapa banyak jumlah konsumsi buah kecubungnya.

3. Mengganggu Fungsi Saraf

Konsumsi buah kecubung dalam jangka waktu lama dan jumlahnya banyak dapat berpengaruh terhadap sistem saraf pusat.

Ini bisa terjadi lantaran buah kecubung mempunyai efek katinon yakni sejenis zat stimulan untuk sistem bagian saraf pusat.

Di mana bagian itu berguna sebagai party drug atau club drug.

Kandungan zat berbahaya di dalamnya bisa membuat seseorang merasa begitu senang dan gembira yang terlalu tinggi.

Pasalnya, zat di dalam buah kecubung bisa merangsang ujung-ujung bagian saraf kegembiraan.

4. Ada Efek Pengering

Menurut penelitian, buah kecubung mengandung jenis bahan kimia berbahaya.

Di mana bahan kimia di dalam buah kecubung dapat menyebabkan efek pengeringan.

Karena itulah, buah tersebut bisa berpengaruh terhadap kinerja jantung dan otak.

5. Buah Kecubung Haram

Lantaran efeknya yang begitu membahayakan tubuh, BNN mengkategorikan kecubung dalam 15 golongan tanaman berbahaya.

Bahkan BNN memasukkan buah kecubung dalam golongan jenis narkotika.

Keputusan tersebut sesuai berdasarkan usulan dari pihak Kementerian Kesehatan Indonesia.

Sementara itu, menurut ulama Indonesia buah kecubung masuk jenis makanan yang haram.

Pasalnya di dalam buah kecubung ada zat yang mempunyai efek berbahaya bagi tubuh seperti narkotika.

Walaupun di dalam Al Quran tidak ada penjelasan larangan buah kecubung, tetapi menegaskan bahwa setiap yang memabukkan haram.

Itulah fakta buah kecubung yang wajib Anda ketahui agar tidak mengkonsumsi makanan tersebut.

Show More
Advertisement