1.321 Mahasiswa Unigal Diberi “Bekal” Sebelum Disebar ke 45 Desa

0
191
1.321 Mahasiswa Unigal Diberi Bekal Sebelum Disebar ke 45 Desa
Foto : 1.321 Mahasiswa Unigal Diberi Bekal Sebelum Disebar ke 45 Desa

Reportasee.com,- Sebanyak 1.321 orang mahasiswa Universitas Galuh (Unigal) diberi pembekalan sebelum melaksanakan kegiatan KKN-PPM (Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) Periode II Tahun Akademik 2018/ 2019, Sabtu (20/07/2019).

Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Unigal, Ir. Sudrajat, M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa berdasarkan pasal 20 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, salah satu kewajiban perguruan tinggi adalah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Ajat menuturkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dan wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat, Unigal menyelenggarakan KKN (Kuliah Kerja Nyata). KKN sendiri diselenggarakan rutin tiap semester atau dua kali dalam satu tahun.

Menurut Ajat, pada periode II kali ini, Unigal menyelenggarakan KKN-PPM )Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat). Kegiatan ini merupakan program pembelajaran dan pengabdian bagi mahasiswa dan dosen. Selain itu, juga sebagai wahana pemberdayaan masyarakat.

Tema yang diangkat pada KKN-PPM periode II tahun ini adalah “Optimalisasi Potensi Desa Dalam Memperkuat Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Ciamis”.

Melalui tema ini, mahasiswa diharapkan bisa mengimplementasikan metode-metode pemberdayaan masyarakat yang mereka dapatkan di bangku kuliah pada masyarakat sesungguhnya.

Artinya, di satu sisi mahasiswa belajar memberdayakan masyarakat dan di sisi lain masyarakat tumbuh mandiri sebagai hasil dari program pemberdayaan yang dijalankan mahasiswa.

Ajat menyebutkan, KKN Periode II tahun ini dilaksanakan selama satu bulan, mulai tanggal 23 Juli sampai dengan 22 Agustus 2019. Kegiatan KKN-PPM ini diikuti sekitar 1.321 orang mahasiswa dari empat fakultas.

“Diantaranya Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian,” katanya.

Disebar ke Desa-desa

Mahasiswa peserta KKN-PPM akan ditempatkan di 45 desa yang tersebar di 6 kecamatan. Meliputi Kecamatan Sadananya (6 Desa), Cikoneng (5 Desa), Sindangkasih (8 Desa), Cihaurbeuti (8 Desa), Panumbangan (13 Desa), dan Sukamantri (5 Desa).

Ajat menambahkan, sebanyak 15 orang dosen dilibatkan sebagai dosen pembimbing lapangan pada KKN-PPM Periode II tahun akademik 2018/ 2019. Setiap dosen bertanggungjawab sebagai pendamping untuk 3 desa.

Pemberangkatan peserta KKN-PPM ke lapangan dijadwalkan pada hari Selasa pagi (23/07/2019), di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis. Peserta KKN-PPM bakal dilepas langsung oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya.

“Mengawali kegiatan KKN-PPM periode II, hari ini dilaksanakan acara pembekalan peserta. Pembekalan ini merupakan tahapan penting dan wajib diikuti mahasiswa Unigal peserta KKN,” tandasnya.

Nilai Strategis

Ajat menegaskan, pembekalan ini memiliki nilai strategis. Alasannya karena peserta diberikan pemahaman dan materi mengenai tugas-tugas teknis. Selain itu, juga diberi pemahaman soal beban kerja yang harus ditempuh selama mengikuti kegiatan di lapangan.

Mahasiswa Unigal peserta KKN diberi pembekalan konseptual soal penguatan ekonomi masyarakat. Kosnepnya yaitu melalui optimalisasi potensi desa sebagaimana tema pada kegiatan KKN-PPM periode II tahun akademik 2018/ 2019.

Pada kegiatan pembekalan, pihaknya juga menghadirkan pemateri dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here